Seruyan- http://Burusergap.co.id Pada hari Jumat, 05 September 2025 pukul 16.40 WIB, di Pantai Bakau telah ditemukan Mayat, berjenis Kelamin Laki- laki, memakai sepatu Putih, celana Jeans biru dan kaos coklat. Kondisi terlentang, diduga Mayat tersebut adalah penumpang kapal KM Dharma Rucitra VI yang di operasikan oleh PT Dharma Laut Utama, berlayar dari Sampit menuju Semarang, adapun Korban melompat ke laut pada titik koordinat 03°18.087″S – 113°05.295T . Dimuara Perairan Sampit kab Katim. Jum’at, 05/09/2025
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dengan Data identitas Korban:
Atas nama;
Nama: Sefnat Onesimus
NIK: 3526182409830001
TTL: Kupang, 24-09-1983
Alamat: Jl. Banuriyadi Kadir No. 33 RT.006/005 Kel. Sukolilo Baru Kec. Bulak Kota Surabaya.
Penemuan mayat korban ini yg di saksi kan oleh beberapa orang,
1. Nama : NURUL ARIFIN, TTL : Kuala Pembuang, 25 – 12 – 2006, Umur : 18 tahun, Jenis Kelamin : Laki-laki, Agama : Islam, Pekerjaan : Pelajar, Alamat : Jl. Mahang Desa Persil Raya Kec. Seruyan Hilir Kab. Seruyan Kab. Seruyan Prov. Kalteng.
2. Nama : KURNIAWAN, TTL : Sungai Bakau, 20-07-1984, Umur : 41 tahun, Jenis Kelamin : Laki-laki, Agama : Islam, Pekerjaan : Sekdes Seribu Cemara Desa Sungai Bakau, Alamat : Jl. Seribu Cemara RT. 02 RW. 02 Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan Prov. Kalteng.
3. Nama : KHAIDIR RAHMAN IRWANDI, TTL : Sungai Bakau 17-12-1995, Umur : 29 tahun, Jenis Kelamin : Laki-laki, Agama : Islam, Pekerjaan : Sekretari Bumdes Seribu Cemara Desa Sungai Bakau, Alamat : Jl. Al Huda Rt 02 Rw 02 Desa Sungai Bakau Kec. Seruyan Hilir Timur, Kab. Seruyan Prov. Kalteng.
Menurut keterangan kronologis kejadian, dari beberapa saksi
Kejadian Terjadi Pada hari Senin, 01 September 2025 sekitar pukul 01.30 WIB, KM. Dharma Rucitra VI berlayar dari Pelabuhan Sampit menuju ke Pelabuhan Semarang.
Kemudian pada Pukul 06.10 WIB, korban sempat diperiksa kesehatan oleh Mentri kapal setelah mendapatkan laporan bahwa ada orang mengalami kesakitan/mengalami gangguan mental.
Dan kemudian pada Pukul 06.13 WIB, korban tiba-tiba berlari keluar dan langsung melompat ke laut. Petugas cleaning service kapal sempat menahan korban, tetapi korban lebih dulu melompat ke laut. Security jaga segera melemparkan lifebuoy ditempat korban melompat ke laut.
Dan kemudian security jaga langsung melaporkan kejadian tersebut, ke perwira jaga kapal, perwira kapalpun segera melaporkan kejadian tersebut ke Nahkoda. Dan Nahkoda pun lalu melakukan manuver untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Kapal bermanuver sebanyak 3 kali dan melaksanakan pencarian ditempat jatuhnya korban, tetapi korban tidak ditemukan. Kemudian Nahkoda melaporkan kejadian tersebut ke kantor cabang DLU Sampit. Setelah berkoordinasi dengan kantor cabang DLU Sampit, KM. Dharma Rucitra VI melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Semarang.
Dan Pada hari jumat tgl 5 september 2025 skj 16.40 wib Korban. Baru di temukan oleh Para Saksi di pantai Bakau, dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dilaporkan ke Polres Seruyan,
selanjutnya dilakukan Olah TKP dari Tim Identifikasi Polres Seruyan, kemudian Mayat dibawa ke RSUD Kuala Pembuang utk dilakukan Visum.
Saat ini mayat korban sudah ditangani pihak hukum KASAT POLAIRUD POLRES SERUYAN, untuk di lakukan autopsi
Namun pihak dari Keluarga Korban menolak, mayat korban untuk di autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (Red)


















