Labuhanbatu, https//Burusergap.co.id Sumatra Utara – Sejumlah awak media mendatangi Kantor Desa Sei Tarolat, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, untuk menelusuri informasi terkait kinerja Kepala Desa Sei Tarolat, Yahya P.,yang diduga jarang berada di kantor desa. Namun, upaya konfirmasi langsung tidak membuahkan hasil karena sang kepala desa sulit ditemui,Kamis(16/10/2025).
Dari hasil penelusuran tim media di lapangan, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan anggaran desa. Selama satu periode kepemimpinan, proyek pembangunan desa dinilai belum tampak jelas realisasinya.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa Bumdes(Badan Usaha Milik Desa) setempat dikabarkan masih berjalan, namun pengelolaannya dinilai tidak transparan dan terkesan semrawut.
Melihat kondisi tersebut, tim media meminta perhatian serius dari Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), serta instansi terkait di bidang pengawasan dana desa untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap anggaran dana desa sejak tahun 2021 hingga tahun 2025.
Tim media menilai, dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa sangat merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Setiap kali awak media mencoba melakukan konfirmasi ke Kantor Desa Sei Tarolat, keberadaan kepala desa yang tidak jelas membuat proses klarifikasi semakin sulit. Oleh karena itu, tim media mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindak lanjuti dan mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran tersebut.
Sumber : Madon Sopian. TBN
Editor : Red/Adm (Burusergap.co.id)


















